5 Ciri-Ciri Anak yang Terkena Diare

5 Ciri-Ciri Anak yang Terkena Diare

Ciri-Ciri Anak yang Terkena Diare – Diare bisa menyerang kepada siapa saja – pun anak-anak. Karenanya, setiap orangtua wajib mengenali untuk menindaklanjuti pertolongan pertama secara mandiri. Banyak masyarakat yang mengira jika diare pada anak merupakan salah satu pertanda dari perkembangan tubuh atau anak yang mampu berjalan – padahal itu mitos.

Ada pula persepsi orangtua yang salah terhadap kondisi yang menyebutkan kalau gejala yang terjadi pada anak yang terkena diare; orangtua cukup dengan diberi minuman jus. Itu salah!

“Diare pada anak merupakan akibat dari kekurangan cairan. Apabila anak diare diberi jus, malah hal itu akan menarik cairan zat pekat yang terkandung di dalam jus tersebut ke dalam tubuh,” tegas Dr. Muzal Kadim, Spa(K) selaku Sub Spesialis Gastroenterology anak RSCM.

5 Ciri-Ciri Anak yang Terkena Diare

Pengertian diare yaitu sebuah proses keluarnya feses yang lebih lunak dari biasanya dalam pencernaan si anak yang terjadi lebih dari 3 kali dalam sehari. Langkah terbaik guna menangani penyakit diare pada anak adalah dengan memberikan cairan rehidrasi oral atau oralit.

Berikut ini hal-hal yang mengakibatkan timbulnya diare pada anak, seperti;

  • akibat virus,
  • bakteri parasit,
  • lingkungan yang tidak higienis,
  • sanitasi buruk dan
  • keadaan gizi yang kurang baik.

BACA JUGA: 6 Ciri-Ciri Penderita Diare

Yang menjadi dasar kenapa diare menyebabkan anak terkena dehidrasi sebab anak mengeluarkan air dari tubuh dengan jumlah yang lebih banyak daripada air yang masuk ke dalam tubuhnya. Berikut ini ciri-ciri anak yang terkena diare:

  1. Anda bisa melihat dari fisiknya, kalau misalnya berat badan si buah hati menurun drastis maka itu salah satu gejala diare pada anak akibat dari banyaknya cairan yang keluar dari tubuh,
  2. Ubun-ubun menjadi cekung. Ini kerap terlihat pada balita,
  3. Mata berbentuk cekung dan tidak mengeluarkan air mata saat ia menangis,
  4. lidah kering, serta
  5. sulitnya kembali ke keadaan semula ketika kulit si anak dicubit .

5 Ciri-Ciri Anak yang Terkena Diare

Apabila anak kita mengalami gejala seperti poin-poin tersebut di atas maka anak kita tengah terkena dehidrasi berat dan sangat berpotensi diare. Pembaca bisa melakukan pertolongan pertama – seperti;

  • Memberikan cairan oralit, larutan air tajin, makanan yang tidak terlalu manis serta tidak banyak serat dan juga bumbu-bumbuan.
  • Hentikan penggunaan antibiotika, karena diare tidak membutuhkan antibiotika. Dengan memberi antibiotika malah akan memperburuk keseimbangan bakteri pada usus.
  • Beri minuman yoghurt. Alternatif mengatasi diare pada anak adalah dengan memberinya minuman yoghurt. Ini sebagai alternatif mengatasi diare, tapi perlu diperhatikan kualitas dari yoghurt yang akan diberikan. Yoghur yang baik atau berstandar nasional adalah yoghurt yang mengandung sebanyak 10 gram coliform dan 100 gram kapang atau khamir, pembentuk tekstur tidak lebih dari 2% (misal: penstabil, pembentuk gel, pengental, dan pengemulsi), asam sitrat, pewarna dan pengawet makanan yang berizin.

Alasan memberi yoghurt pada anak yang terkena diare sebab probiotik pada yoghurt menghasilkan antibiotika alami yang membantu keutuhan usus, proses metabolisme dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Demikianlah ulasan 5 Ciri-Ciri Anak yang Terkena Diare – semoga ulasan kali ini dapat menjadi referensi bagi semua pembaca yang tengah menangani anak yang terserang diare. [w2/09-ini]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *