Mobil Toko (MOKO) Grand Max Padati Jalan Asia Afrika Bandun

Mobil Toko (MOKO) Gran Max Padati Jalan Asia Afrika Bandung

Bandung Otomotif wisata

Mobil Toko (MOKO) Grand Max Padati Jalan Asia Afrika Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengadakan acara Festival Bisnis bagi para pelaku usaha di kota kreatif yang bekerja sama dengan Daihatsu. Acaranya sendiri bakal digelar pada 23 hingga 24 September 2017 dengan tema Bandung Oto Trade Market yang disingkat menjadi BOTRAM.

BOTRAM sendiri diselenggarakan sebagai pengantar perayaan hari jadi kota Bandung yang ke 207 tahun. Sedangkan Daihatsu sendiri merayakan hari jadi mereka yang ke 110. Atas dasar inilah nanti bakal ada 110 unit Mobil Toko (MOKO) Grand Max Padati Jalan Asia Afrika Bandung.

Untuk membahas seputar acara BOTRAM, kemarin (Senin, 18/09) diadakan Konferensi Pers. Hadir pada kesempatan ini wakil walikota Bandung, Oded M Danial, Hendrayadi Lastiyoso selaku Marketing & Customer Relation Division Head, PT. Astra Internasional, Tbk Daihatsu Sales Operation, Shinya Takeda selaku Corporate Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, General Manager PT Pikiran Rakyat Bandung; Agus Thanjung Wangsaatmaja termasuk media dan blogger sudah berkumpul di Pendopo Kota Bandung.

Mobil Toko (MOKO) Grand Max Padati Jalan Asia Afrika Bandung

konferensi Pers BOTRAM 2017 di Pendopo Kota Bandung
konferensi Pers BOTRAM 2017 di Pendopo Kota Bandung (18/09)

Gran Max MOKO merupakan modifikasi dari Gran Max standar, sehingga secara fungsi menjadi seperti toko yang sangat menunjang kegiatan usaha secara mobile.

“Oleh karena itu saya berharap, Gran Max mampu berguna dalam menjalankan bermacam-macam usaha. Pada akhirnya lewat event BOTRAM bisa memberikan inspirasi bagi semua pelaku UKM menjadikan Gran Max sebagai Sahabat bisnis,” tegas Hendrayadi Lastiyoso.

Dengan mengirim 110 unit MOKO pada acara BOTRAM 2017 besok, Daihatsu ingin membuktikan bahwa Gran Max merupakan sahabat bisnis yang bisa diandalkan. Sebab sudah terbukti kualitasnya, jamak para pengusaha menunjuk Gran Max sebagai pilihan utama dalam menggulirkan roda bisnis.

“Semoga kehadiran Daihatsu di Indonesia khususnya di Jawa Barat dapat melayani dan terus berkembang bersama-sama dengan kota Bandung,” harap Hendriyadi.

TAHUKAH ANDA? Pembaca, sejak 2008 hingga hari ini (2017) secara rutin Indonesia mengekspor Gran Max ke Jepang dengan jumlah sekira 1000 unit setiap bulannya.

Mobil Toko (MOKO) Gran Max Padati Jalan Asia Afrika Bandung

Shinya Takeda pun sempat memberikan kata sambutan di acara Konferensi Pers kemarin, dirinya sangat berterima kasih atas upaya kota Bandung menggelar acara BOTRAM 2017 nanti.

“Daihatsu telah menjadi sahabat bisnis untuk berbagai sektor usaha, termasuk pelaku UKM. Hal Ini nampak dari banyaknya pelaku UKM yang sudah mengembangkan mobil toko Daihatsu Gran Max. Untuk itu kami (Daihatsu-red) mendukung sekali event Bandung Oto Trade Market (Botram) ini,” ucap Shinya Takeda.

Wakil walikota pun sangat berterima kasih kepada Daihatsu yang akan menjadi mitra penyelenggaraan BOTRAM 2017. Seperti yang disampaikannya saat konferensi pers kemarin, “Mudah-mudahan kegiatan Moko nanti mampu berupaya menjadi sebuah event alternatif yang bisa mengundang banyak wisatawan untuk datang ke jalan Asia Afrika.”

“Dan juga acara BOTRAM 2017 nanti mampu meningkatkan indeks kebahagiaan warga yang sudah mencapai 73% selama ini,” tambah Oded.

Mobil Toko (MOKO) Gran Max Padati Jalan Asia Afrika Bandung

Kekhawatiran tidak luput dari perasaan yang ada di dalam diri wakil walikota sehubungan dengan penyelenggaraan BOTRAM 2017. Oded merasa dilematis dengan adanya MOKO sebanyak 110 unit berjejer di sepanjang jalan Asia Afrika. Oleh karena itu dirinya sangat berharap semua pihak bisa mentaati peraturan Satpol tentang PKL, zona merah, kuning serta hijau saat acara Botram nanti.

Wakil Walikota Bandung Mang Oded
Wakil Walikota Bandung Mang Oded saat memberikan sambutan di Pendopo Kota Bandung saat Konferensi Pers Botram 2017.

Pada sesi tanya jawab, tiba gilirannya Agus Thanjung menjawab pertanyaan dari blogger dan media. Seperti saat ditanya tentang kebersihan.

 

semua nara sumber foto bersama mobil toko usai konferensi pers BOTRAM 2017
semua nara sumber foto bersama mobil toko usai konferensi pers BOTRAM 2017

“Kami sudah melakukan persiapan guna mengantisipasi banyaknya tumpukan sampah nanti,” jawab Agus.

Termasuk mempersiapkan lahan untuk parkir para pengunjung, Agus Thanjung dan timnya sudah mempersiapkan dua titik tempat parkir, yaitu; lahan eks gedung Palaguna dan Braga pendek. [at-ini]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *