Pesona Bali di Mata Wisatawan Asing

Pesona Bali di Mata Wisatawan Asing

bali wisata

Pesona Bali di Mata Wisatawan Asing – “Indonesia? Ya, Bali?” kalimat yang jamak disebutkan wisatawan asing ketika ditanya tentang Indonesia. Jamak dari wisatawan yang mengasosiasikan Indonesia dengan Bali. Itulah Bali. Orang begitu mudah mengenal Bali dibandingkan tempat lain yang ada di Indonesia.

Salah satu contohnya adalah Mohd Shukree Bin Jafar. Pria asal Provinsi Pattani, Thailand, ini walaupun kerap menemani wisatawan asal Indonesia yang tengah berlibur ke Chiang Mai – lagi dan lagi menyebut Bali sebagai destinasi wisata berwisata di Indonesia. Itulah yang paling dikenalnya tentang INDONESIA TRAVEL.

Memang banyak sekali faktor penentu kenapa Bali lebih mashyur dibandingkan orang mengenal Indonesia. Bali memiliki sajian yang nyaris serupa dengan objek wisata lainnya; pantai, ombak, serta pemandangan alam atau spa serta pusat kuliner. Tapi, terdapat pesona Bali yang lain yang mampu membedakan dengan destinasi lainnya di Indonesia.

Di Nyambu, Anda akan disuguhkan sajian serba asli, misalnya; destinasi wisata yang terbukti menyedot perhatian; berkunjung ke Desa Wisata Ekologis Nyambu, Tabanan, Bali. yang berlokasi ekitar 35 kilometer ke arah barat Denpasar, Provinsi Bali. Di area seluas 380 hektar, 61% lahannya adalah kawasan pertanian serta memiliki 22 mata air.

Pesona Bali di Mata Wisatawan Asing

Melansir informasi dari portal berita Kompas, dari target 20 juta pelancong mancanegara nanti (2019) Bali diprediksi akan menyerap sebanyak 40%-nya. Untuk itu,  pada 2017 pemerintah Indonesia berupaya untuk menyiapkan 100 ribu homestay di seluruh Indonesia. Khusus untuk Bali, homestay berkonsentrasi sebagai salah satu magnitude guna meningkatkan minat wisatawan agar datang ke Indonesia.

Pantai Kuta
Pantai Kuta [internet]
Caption: Para wisatawan asing maupun domestik memadati kawasan Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Pantai Kuta adalah obyek wisata pantai paling terkenal di Bali yang selalu dipenuhi oleh wisatawan pada musim liburan. Wisata kuliner pun tidak kalah menarik untuk mereka (wisatawan) kunjungi.

Kilas balik ke tahun 1960-an, Bali hanya memiliki satu-satunya hotel, yaitu; Kuta Beach Hotel. Tapi sejak waktu itu, Kuta berkembang dengan pesat menjadi destinasi wisata para peselancar serta backpackers.

Pesona Bali di Mata Wisatawan Asing

Untuk kalangan high end, wisatawan lebih memilih untuk tinggal di desa Sanur. Pasalnya di Sanur memiliki suasana yang lebih tenang. Dan tidak terasa perkembangan di Kuta sangat signifikan – seiring berjalannya waktu.

Kini para pelancong bisa menyaksikan sendiri hotel, toko, restoran, diskotik, – mulai dari yang sederhana sampai yang eksklusif – bermunculan di sepanjang jalan utama dari Kuta hingga Legian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *