Berikut Ini Tata Cara Mandi Setelah Haid

Berikut Ini Tata Cara Mandi Setelah Haid — Menjadi seorang perempuan merupakan hal yang unik dan istimewa karena banyak hal yang dimilikinya dibandingkan laki-laki, salah satunya adalah haid atau menstruasi.

Kondisi ini terjadi merupakan salah satu proses saat dinding Rahim mengalami peluruhan karena tidak terjadi pembuahan (ovulasi). Hal ini menunjukkan bahwa pada satu periode anda sedang tidak hamil.

Lalu bagaimana cara mandi wajib setelah haid? Untuk lebih jelasnya berikut ulasannya.

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid

Seperti yang diketahui bahwa setiap yang namanya ibadah wajib itu, baik yang fardhu kifayah maupun fardhu ain, wajibnya hukumnya melafadzkan niat terlebih dahulu. Begitupun dengan mandi wajib maka anda harus melafadzkan niat mandi haid terlebih dahulu. Berikut niat mandi wajib setelah haid :

“Nawaitu ghusla liraf’il hadatsil akbar minal haidil fardlon lillahi ta’ala”

Artinya : “Sengaja aku niat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar dari haid fardhu karena Allah Ta’ala”.

Setelah niat maka langkah selanjutnya adalah melakukan tata cara mandi wajib. Sebagai mandi wajib, terdapat beberapa rukun yang harus dipenuhi dan tidak boleh ditinggalkan. Sebab, jika ada rukun-rukun yang tidak terpenuhi maka mandi wajib tersebut dianggap tidak sah.

Berikut Ini Tata Cara Mandi Setelah Haid

Dalam hal ini Syekh Salim bin Sumair Al-Hadlrami dalam kitabnya yang berjudul Safinatun Naja’ menyebutkan bahwa 2 hal menjadi rukun dalam mandi wajib ini, yaitu niat dan meratakan air ke seluruh tubuh.

Basuhlah Tangan Terlebih Dahulu Sebanyak tiga kali

Pertama tangan harus dibersihkan terlebih dahulu sebanyak tiga kali. Lalu tangan inilah yang membantu untuk membersihkan kotoran di seluruh tubuh.

Bahkan, dalam madzhab Syafi’i niat harus disertakan bersamaan dengan ketika air pertamakali disiramkan ke tubuh. Pada saat inilah bacaan niat mandi wajib bisa dilafadzkan.

Bersihkan Semua Kotoran dan Najis Pada Tubuh

Dalam hal ini, sebelum mandi wajib, terlebih dahulu anda bersihkan kotoran-kotoran yang pada tubuh. Misalnya anda bisa buang air kecil atau besar dulu.

Berwudhu

Fungsi dari whudu ini adalah untuk mensucikan tubuh dari hadats kecil sehingga nantinya mandi wajib berfungsi untuk mensucikan hadats besar. Berwudhu saat akan melakukan mandi wajib, sama seperti wudhu mau sholat. Setelah berwudhu siram kedua kaki.

Mulai Mandi Wajib

Setelah berwudhu, mandi wajib dimulai dengan mengguyurkan air pada kepala sampai tiga kali berturut-turut.

Mengguyur Bagian Badan

Lalu guyur tubuh sebelah kanan sebanyak tiga kali, kemudian beralih ke tubuh sebelah kiri sebanyak tiga kali juga. Kemudian menggosok-gosok tubuh, depan maupun belakang, sebanyak tiga kali dan membersihkan sela-sela rambut.

Selain itu, pastikan air yang diguyurkan tersebut mengalir ke lipatan-lipatan kulit serta pangkal rambut. Namun, hindari menyentuh kemaluan. Karena kalau menyentuh kemaluan maka anda harus berwudhu kembali.

setlah haid, bagi muslimah wajib mandi besar guna membersihkan diri dari hadats
ilustrasi

Hal- Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Mandi Wajib Setelah Haid

  1. Menggunakan air yang suci dan membersihkan tanpa terkena kotoran yang dapat mengubah bau dan sifatnya.
  2. Mandi wajib dihukumi sebagai pengganti wudhu.
  3. Seluruh tubuh tanpa terkecuali harus terkena air keseluruhan.
  4. Tidak menggunakan tutup kepala

Setelah haid, bagi seorang muslimah tentunya diharuskan mandi wajib untuk membersihkan diri dari hadats besar.

Intinya di saat seorang wanita muslimah mengalami haid, maka ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan olehnya, seperti sholat, puasa, berhubungan intim, dan lain sebagainya. Semoga bermanfaat.

Oleh admin

Mengabari Anda tentang update kota Soreang :)

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *